Buku Antologi "Mengikhlaskan Yang Seharusnya"

Halo, Assalamu'alaikum bestie duedewi !

Saya mau sedikit cerita pengalaman seputar dunia menulis saya. Sejak dulu saya sangat menyukai hal yang berkaitan dengan menulis. Hobi ini sudah tertanam sejak saya bersekolah di tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan menulis ini begitu menyenangkan untuk saya, mulai dari menulis buku diary, puisi maupun menulis cerpen.

Media yang saya gunakan kala itu masih di buku binder. Tahu sendiri kan, jaman saya dulu dan teman-teman suka mengoleksi isi binder dengan segala corak, warna dan desain yang berbeda-beda (yang seangkatan pasti tahu hehe). Entah apa tujuannya, tapi ya seneng aja kalau mengoleksi sesuatu hal yang lucu-lucu, namanya juga anak SD. 

Kemudian beranjak ke Sekolah Menengah Pertama aku mulai berani mempublikasi tulisanku. Beberapa tulisanku pernah termuat di majalah sekolah, seperti puisi dan cepren. Saya juga pernah beberapa kali ditunjuk sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti event kepenulisan. Namun sayang, hanya pengalaman yang saya dapatkan. Saya belum pernah mendapatkan juara namun tetap bersyukur bisa mendapatkan pengalaman yang berharga. Kemudian saya mulai memuat tulisan-tulisan di blog pribadi, kala itu saya sampai memiliki beberapa blog hehe. Hal ini berlangsung sampai dengan Sekolah Menengah Atas. Saya juga masih menulis buku diary di laptop sampai di Sekolah Menengah Atas. Namanya buku diary pasti sifatnya rahasia dong tentunya tidak saya publish ke blog pribadi. File-file curhatan pribadi tersebut cukup saya simpan di memori laptop. Singkat cerita, karena kesibukan kegiatan sekolah, kesibukan kuliah sampai dengan kesibukan kerja, akhirnya hobi ini menjadi tersampingkan. Dari yang sering menjadi jarang kemudian hilang hehe.

Alhamdulillah, sekarang bisa memperoleh kesempatan untuk melakukan hobi ini lagi. Finally, saya mengikuti kelas menulis dan berkesempatan menerbitkan buku antologi. Alhamdulillah, ini merupakan salah satu cita-cita saya untuk memiliki buku (genre apapun). Akhirnya rilis buku antologi pertama saya dengan judul "Mengikhlaskan Yang Seharusnya".

Buku ini saya persembahkan untuk keluarga saya yang selalu mendukung saya atas apapun keputusan yang saya buat. Terima kasih atas kepercayaan yang kalian berikan. 

Secara singkat buku berisi tentang :

  • Bagaimana agar kita bisa benar-benar merelakan sesuatu walaupun dalam doa kita memohon suatu permintaan namun ternyata Allah memberikan ujian pada kita. Padahal kita lagi semangat-semangatnya untuk meminta sama Allah tentang sesuatu yang kita dambakan, namun Allah malah memberi yang sebaliknya.
  • Bagaimana kita juga bisa merelakan kalau suatu ketika kita mendapatkan sebuah penolakan dengan suatu alasan yang tidak masuk akal.

Nah, buku ini Insyaallah bisa menjadi jawaban untuk kamu yang sedang berjuang untuk merelakan dan mengikhlaskan sesuatu apapun yang terjadi dalam hidupmu. Buku ini tidak menjamin kamu akan bisa langsung ikhlas, namun buku ini akan memberikan solusi dan pengalaman-pengalaman dari para penulis. Termasuk ada tulisan saya yang berjudul "Mengikhlaskan Yang Selalu Kusemogakan". Jangan sampai kamu rugi dengan hanya diam saja dan meratapi kesedihan. Karena butuh solusi jika hati merasa belum bisa menerima dengan ikhlas. Carilah tahu bagaimana cara orang lain mengikhlaskan suatu hal yang mengecewakan.

Karena ilmu itu sangat berharga, yuk mulai cari tahu dengan membaca !!!


Dewi Tinjung Sari
Seorang pebelajar lulusan Magister Pendidikan Ekonomi, blogger, antologi's book author, business woman. Menyukai belajar yang tertarik dengan dunia pendidikan dan menulis "lifestyle blogger". Penawaran kerjasama dan sejenisnya bisa menghubungi saya pada halaman contact. Terima Kasih.
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar